Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) BAITUR RAHMAH
Yayasan Dhiya’us Sunnah, Cirebon
Akte Notaris Saleh Bafadal, SH No. 3 Tanggal 8 Nopember 2002
Perumnas, Jl Parkit RAya No. 24 Larangan. Harjamukti - Cirebon
HP. 081546717547
A. LANDASAN
Allah subhanahu Wata’ala berfirman :
وَالَّذِيْن يَقُوْلُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أزْواجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّة أعْيُنٍ وَاجْعلنَا لِلْمُتَّقِيْن إمَامًا ٬)الفرقان(:٧٤
Dan orang-orang yang beriman berkata : “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikan kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa. QS. Al-Furqon: 74
B. LATAR BELAKANG
Ada sebagian ahli pendidikan yang berpendapat bahwa belajar membaca dan menulis hanya dapat diterapkan pada anak usia 6 tahun keatas. Ketika anak sudah mencapai usia ini - menurut mereka - anak sudah mulai siap diajar. Hal ini dikarenakan pengajaran anak-anak di bawah usia 6 tahun dianggapnya tidak akan membuahkan hasil yang memuaskan, tapi justru sebaliknya akan membuahkan efek negatif.
Namun pendapat itu dibantah oleh ahli pendidikan yang lain yang telah membuktikannya dengan berbagai penelitian ilmiyah. Menurut mereka, pengajaran terhadap anak-anak tidak perlu menunggu hingga usia 6 tahun, karena sesungguhnya anak-anak di bawah usia tersebut, dapat dibina lebih awal melalui binaan-binaan tertentu. Bahkan ada yang berpendapat melalui penelitian dan percobaan, anak-anak mulai siap diajak brlajar membaca pada usia 2 tahun hingga 3 tahun, karena pada usia tersebut si anak sudah mempunyai kemampuan mengenal dan membedakan nama-nama benda. Oleh karena itu tidak ada salahnya kalau kita berikan sesuatu yang bermanfaat pada anak didik kita pada usia pra-sekolah, seperti pelajaran membaca dan menulis misalnya.
Terlepas dari polemik di atas, dengan melalui proses pembelajaran secara kontinyu, dan berkesinambungan serta didukung dengan pengajaran yang efektif dan terpola dengan baik, anak-anak pada usia pra-sekolah (yakni 4 sampai denga 6 tahun) akan mampu membaca, menulis dan menghafal dengan baik. hal itu telah banyak dibuktikan oleh banyak lembaga pendidikan pra-sekolah yang kian hari kian menjamur keberadaannya
Demikian pula apa yang telah kami praktekan selama ini. Dengan tetap memperhatikan masa bermain yang melekat pada anak-anak usia pra-sekolah, alhamdulillah kemampuan membaca, menulis dan menghafal dapat ditingkatkan. Hal ini merupakan salah satumodal dasar bagi merekamemasuki jenjang pendidikan dasar berikutnya. Dan sebagai materi penunjang dasar lainnya, kami berikan pula beberapa materi agamanya dengan baik
C. TUJUAN UMUM
- Memberikan dasar-dasar kemampuan baca tulis huruf latin
- memberikan dasar-dasar kemampuan baca tulis hafalan al-Qur’an (khususnya juz ‘Amma), hingga anak-anak dapat membaca dan menghafalnya dengan benar dan tartil.
- Berupaya membebtuk kepribadian anak-anak yang memiliki landasan aqidah yang benar dan kokoh dengan memberikan pengajaran tentang yang benar dan akhlaqul karimah.
- Meningkatkan kreatifitas anak dengan memberikan ketrampilan-ketrampilan dasar yang perlu dimiliki anak-anak.
D. MOTTO
Membina generasi tauhid yang berakhlaq mulia
E. SISTEM PENDIDIKAN
Sisitem pendidikan yang diterapkan mengacu pada pemahaman materi baca tulis dan hafalan al-Qur’an (khususnya juz ‘Amma) dengan memperhatikan waktu untuk mencapai kurikulum yang telah ditetapkan. Pendidikan dilakukan denga sistem Full Day guna mengkondisikan anak dapat menerima materi-materi yang akan diberikan.
F. JENJANG PENDIDIKAN
Jenjang pendidikan yang dilaksanakan selama dua tahun dan diperuntukan bagi anak-anak usia pra-sekolah (4 s.d 6 tahun)
G. PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) TKIT “BAITUR RAHMAH”
PBM yang dilaksanakan TKIT “Baitur Rahmah

